Filsafat Pendidikan Islam

Sebagai sebuah disiplin ilmu, Filsafat Pendidikan Islam kiranya merupakan salah satu wilayah studi Islam (Islamic studies/dirasah Islamiyyah) yang masih debatable eksistensinya. Oleh karena itu, wacana-wacana baru, baik dalam kancah nasional maupun internasional, selalu dimunculkan para pakar yang intinya memandang perlu dilakukannya redekonstruksi terhadap struktur fundamental keilmuan Filsafat Pendidikan Islam, baik dari segi ontologi, epistemologi ataupun aksiologinya. Redekonstruksi dipandang perlu karena Filsafat Pendidikan Islam masih mengandung banyak wajah, antara menginduk kepada ilmu filsafat, kepada ilmu pendidikan atau kepada ilmu filsafat pendidikan.

Dengan pemikiran seperti itu, buku ini mencoba membongkar ulang landasan epistemologis keilmuan Filsafat Pendidikan Islam dengan melihatnya dari epistemologi Islam, yang tidak hanya bersumber kepada wahyu sebagai highest wisdom of God, sebuah kawasan transendental yang tidak pernah tersentuh oleh Filsafat Ilmu Barat, tetapi juga bersumber kepada kawasan historis yang rasional, empiris dan intuitif. Buku ini mencoba menawarkan solusi atas persoalan epistemologi tersebut, dengan melihatnya secara makro dan mikro. Secara makro, buku ini mengulas bagaimana perspektif Filsafat Pendidikan Islam menyelesaikan masalah Tuhan, manusia dan alam, serta secara mikro buku ini juga menyajikan lima faktor pendidikan menurut Filsafat Pendidikan Islam. Sebagai pelengkap, buku ini juga mengkaji perspektif Filsafat Pendidikan Islam mengenai wacana-wacana Islam kontemporer, dan beberapa pemikiran para tokoh pendidikan Islam, baik dari Indonesia maupun dari luar kalangan Indonesia. Dengan demikian, kajian Filsafat Pendidikan Islam dalam buku ini cukup luas dan beragam.

5 Balasan ke Filsafat Pendidikan Islam

  1. gadgetsunik.net berkata:

    isi posting bagus dan bermanfaat
    terimakasih

  2. Filsafat membuat pemikiran menjadi bebas, mudah2an kebebasan itu tetap bisa di jaga selama kita mengutamakan Qur’an sebagai pedoman hidup, semoga bisa terjadi….aamiin….terima kasih, semoga sukses bukunya

    • Toto Suharto berkata:

      ya betul, epistemologi integrasi-interkoneksi, yang merupakan basis penyelenggaraan PTAI di Indonesia, telah menjadikan semua ilmu dalam Islam menjadikan Qur’an-Sunnah sebagai core keilmuannya. terima kasih doanya

  3. Informasi yang sangat bermanfaat.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s